Mei 25, 2024

Berikut Cara mengobati batuk
1. Mengurangi alergen
Alergen atau pemicu alergi yang umum seperti jamur, bulu hewan peliharaan, dan juga debu. Menurut National Sleep Foundation, kamu bisa mengurangi alergen terkait alergi di kamar tidur dengan berbagai cara.
Cara mengobati batuk dengan mengurangi alergen:
Rutin membersihkan kamar tidur dari debu-debu membandel.
Mencuci sprei dengan air panas selama seminggu sekali.
Mandi sebelum tidur untuk menghilangkan alergen yang berasal dari luar ruangan.
Tidak membiarkan hewan peliharaan masuk ke dalam kamar apalagi ke atas kasur.

2. Minum teh herbal dengan madu
Minum teh herbal dengan madu. Norman H. Edelman, MD., kepala medis di American Lung Association mengatakan minum teh herbal hangat dengan madu dapat membantu melegakan tenggorokan, mengurangi iritasi, dan mengencerkan lendir di saluran napas.
Usahakan untuk meminum teh yang tidak mengandung kafein agar tidur tidak terganggu. Selain itu, usahakan untuk menaruh termos berisi air hangat di dekat tempat tidur sehingga saat kamu terbangun di malam hari karena batuk bisa segera meminumnya.

3. Berkumur dengan air garam
Air garam dapat meredakan tenggorokan yang sakit dan mengalami iritasi. Selain itu, air garam juga membantu mengeluarkan lendir yang berada di belakang tenggorokan dan mengurangi rasa gatal di saluran napas.
Untuk mengurangi batuk, kamu bisa mencampur satu sendok teh garam dengan satu gelas air hangat dan berkumur sebanyak beberapa kali sebelum tidur.

4. Meninggikan bantal saat tidur
Meninggikan bantal saat tidur. Meninggikan bantal saat tidur dapat membantu mengatasi batuk di malam hari. Masalahnya, tidur telentang membuat lendir menumpuk di belakang tenggorokan dan dapat menghalangi saluran napas.
Akibatnya, kamu akan terbatuk-batuk sepanjang malam untuk mengeluarkan lendir yang menghalangi saluran napas. Untuk itu, cobalah menambah bantal saat tidur agar letak kepala lebih tinggi dari badanmu.

5. Minum obat pereda batuk
Minum obat pereda batuk. Obat pereda batuk yang dijual bebas di pasaran bisa membantu kamu mengatasi batuk yang mengganggu tidur. Secara umum, terdapat dua golongan obat batuk yaitu:
Penekan rangsangan batuk, obat ini mampu mencegah refleks tubuh untuk batuk. Ekspektoran, membantu mengencerkan lendir di paru-paru sehingga lebih mudah dikeluarkan dan membantu mempercepat penyembuhan batuk.
Baca aturan pakai sebelum mengonsumsi obat. Jika kamu merasa gejala batuk tak kunjung membaik meski sudah minum obat, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

6. Berhenti merokok
Berhenti merokok. Merokok dapat menyebabkan batuk kronis yang bisa terjadi sepanjang hari, termasuk di malam hari. Berhenti merokok akan membantu mengurangi batuk walaupun tidak menyelesaikan masalah dalam semalam.
Jika memang diperlukan, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai langkah terbaik yang perlu kamu tempuh untuk berhenti merokok.

7. Mengobati berbagai penyakit pemicu batuk
Mengobati berbagai penyakit pemicu batuk. Batuk sering kali menjadi gejala suatu penyakit tertentu. GERD, asma, sinus, infeksi saluran pernapasan bisa menjadi penyebab kamu mengalami batuk yang terus menerus di malam hari. Oleh karena itu, jika kamu menyadari penyebab batuk yang dialami, usahakan untuk tidak menunda pengobatan.
Jika kamu mengalami batuk selama lebih dari 7 hari dan tidak juga reda setelah melakukan berbagai cara di atas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Mendapatkan diagnosis yang akurat sesegera mungkin dapat membantu kamu untuk mendapatkan pengobatan yang tepat untuk kondisimu.